Skip to main content

Posts

[Personal Experiences] Menjalani Rawat Inap di Rumah Sakit Harapan Bunda

Lima hari yang lalu, penulis menghabiskan hari-hari melelahkan di salah satu rumah sakit swasta di Banda Aceh. Hal ini dikarenakan kondisi istri penulis yang mengalami pendarahan ringan (Flek) pada masa awal kehamilan. Berdasarkan hasil pengecekan oleh Dokter spesialis kandungan, istri penulis pun diminta untuk beristirahat di Rumas Sakit. Namun, dua kalimat pembuka barusan bukan lah bagian dari tulisan yang ingin penulis bagikan disini. Selama lima hari menghabiskan waktu berdua bersama istri disana, banyak social experiences yang penulis dapatkan dan ingin penulis bagikan sebagai sebuah pengalaman. Semoga dengan tulisan ini, dapat memberikan perubahan pada hal-hal kecil yang ada di sekitar kita.

Berada di rumah sakit tentunya tidak akan jauh dengan segala bentuk pengalaman berkaitan hubungan pasien antara dokter atau pun perawat. Pun demikian kondisinya dengan penulis sebagai penjaga orang sakit. Keramahan perawat, kenyamanan komunikasi dengan dokter, kebersihan kamar pasien adalah…
Recent posts

Tips Memilih Sekolah di Pesantren

Memilih sekolah yang tepat untuk putra putri kesayangan merupakan masalah yang muncul setiap awal tahun ajaran baru pendidikan. Hal ini tentunya sebanding dengan keinginan orang tua agar sekolah tujuan anaknya nanti bermanfaat dan berhasil mendidik anaknya menjadi sukses di masa depan. Oleh karena itu, dalam tulisan ini penulis ingin berbagi pengalaman bagi orang tua yang ingin menyekolahkan anaknya di tahun pertama ke pesantren. Tahun pertama ini bisa dikategorikan untuk tingkat SMP atau SMA. Tulisan ini akan berasal pada pengalaman yang penulis pernah dapatkan dan ingin penulis bagikan berdasarkan sudut pandang penulis sendiri. Pesantren umumnya merupakan sekolah swasta berbasis pendidikan islam yang memiliki materi pendidikan islam yang lebih banyak dari sekolah umum dan menekankan kemandirian siswanya melalui penempatan di dalam asrama (pemondokan). Dengan keterangan di atas, dapat disimpulkan bahwa, untuk dapat sekolah disini haruslah siswa yang benar-benar punya keyakinan kuat,…

[Repost] How Indonesians Use Bitcoin

Indonesia is the fourth most populated country in the world with a large and growing Bitcoin community. Research shows that 80% of Indonesians are still unbanked, a potential reason why the Indonesian rupiah (IDR) is one of the most-traded currencies for Bitcoin worldwide. As interest in Bitcoin continues to increase, we asked our Indonesian customers: how do you view Bitcoin and what do you do with it?

Below are the results in an infographic on how often they use their Bitcoin wallets, if they use it more as a payments system or an investment tool, whether they trust it or not and what they think the Bitcoin price will be over time.
This article reposted from original link https://www.luno.com/blog/en/post/how-indonesians-use-bitcoin

3 Free Recommended Cloud BitCoin Mining Websites

Since the appearance of cryptocurrency there are many scam website joining to taking some advantages from many unknown internet users. Some user join their website, registering, depositing their money and start mining. Some website are real mining the currency such as bitcoin or Ethereum but most of them are scam website. They don't have server location, or real information of their location or registration. So, as I started mining some bitcoin, I will provide you some profitable mining website that you can use for mining crypto currency. These websites I got after doing some research and start mining for few days (almost 10 days). 
substantively, I have more than three websites, but some of them cannot be accessed for now and what I can tell, that's probably a scam or fake. Here they are what I recommended :
1. Micro Hash Ltd.
join here :

This is the first one I recommended for your first time in mining bitcoin. When you register, you will get 10 Kh/s power to mine your firs…

Akhir Cerita HTI di Indonesia

Akhir-akhir ini msasyarakat sedang dihebohkan dengan pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia(HTI). Pro dan Kontra diberhentikannya izin organisasi masyarakat (Ormas) Islam ini pun turut menyertai. Tanpa bisa dihindari, konprisasi kepentingan politik juga ikut muncul ke permukaan. Hal tersebut tentunya diakibatkan oleh muncul partai pendukung penguasa dan para pengikutnya yang secara langsung mendukung pembubaran, bahkan sampai mencederai undang-undang dan menyatakan bahwa keberadaan HTI yang saat ini telah mengancam keamanan nasional.
Penulis bukanlah pengikut ormas ini atau bahkan mengikuti semua sepak terjang HTI. Namun sejak tahun 2013, penulis sudah punya teman yang berasal dari ormas ini. Bahkan penulis dengan bangga mengatakan bahwa salah seorang ustad yang menginspirasi penulis (Ustad Felix Siaw) adalah orang HTI. Namun perkenalan penulis dengan HTI ini bukan sejak tahun 2013 tersebut. 

Perkenalan pertama dengan penulis ketika itu terjadi pada sekitar tahun 2004 sebelum peristiwa T…

Tentang Bisnis Ustad Yusuf Mansur dan Tudingan Terhadap Ceramahnya

Sebelumnya saya pernah membuat sebuah tulisan yang juga berupa opini saya disini tentang alasan mengapa saya tidak tertarik mengikuti PayTren. Padahal ketika tulisan itu saya buat, salah satu bisnis Ustad Yusuf Mansur ini begitu kencang beredar di daerah saya. Efek hebohnya terlihat di halaman facebook saya , hingga saya terpaksa "membersihkan" beberapa teman-teman yang setiap harinya mengirimkan informasi ini sehingga muncul di timeline saya.

Hari ini, saya sedikit dikejutkan oleh teman saya yang mengirimkan sebuah tautan secara langsung kepada saya melalui aplikasi mengirim pesan yang berupa link berikut :

https://tirto.id/mengurut-kerumitan-investasi-039ilegal039-yusuf-mansur-csNk

Artikel dari link  di atas cukup membuat pusing penulis sebenarnya. Alasanya mudah, karena penulis hanya punya sedikit pengetahuan tentang bisnis investasi dan bukan merupakan bisang keilmuan yang penulis geluti. Namun yang menarik adalah, artikel tersebut membahas tentang bagaimana kerumitan bis…

[Ramadhan Notes] Hindari Mengikuti Buka Bersama jika Sampai Meniggalkan Shalat

Judul di atas mungkin sudah menggambarkan isi dari tulisan berikut ini. Judul di atas sengaja penulis buat sebagai sebuah ungkapan akan banyak fenomena yang beredar di masyarakat muslim Indonesia saat ini. Dalam catatan ramadhan ini, penulis ingin mengungkapkan tentang kegiatan buka bersama yang saat ini telah menjadi hal rutin bahkan sebuah keharusan di antara "masyarakat" muslim di sekitar tempat tinggal penulis. Poin pertama yang patut diperhatikan adalah kata masyarakat yang penulis berikan dua tanda petik. Tanda tersebut penulis berikan bukan tanpa alasan, karena buka bersama sangat identik dengan masyarakat tertentu. Mereka yang berbuka bersama adalah mereka yang hidup bersama dalam sebuah komunitas pertemanan. Mulai dari komunitas teman sekelas di sekolah, komunitas teman kantor, komunitas alumni sekolah sampai komunitas kumpul-kumpul yang jumlah anggotanya mungkin hanya hitungan jari tangan. Komunitas ini pun muncul di daerah perkotaan dan menyasar masyarakat kelas …